You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar melakukan monitoring lapangan dan santunan
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Wali Kota Jaksel Monitoring Wilayah dan Serahkan Santunan di Pejaten Barat

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar melakukan monitoring wilayah sekaligus menyerahkan santunan bagi warga di RW 05, Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

"Kita bertemu masyarakat"

Anwar mengatakan, monitoring wilayah hari ini dilakukan dengan bersepeda bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan. Melalui upaya ini diharapkan dapat semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan menindaklanjuti setiap permasalahan yang ada. 

"Hari ini saya bersama jajaran Pemkot Jakarta Selatan melakukan dua kegiatan di RW 05, ada monitoring deklarasi Open Defecation Free (ODF) dan santunan yatim piatu," ujarnya, Jumat (3/10). 

Saluran Air di Jalan Mindi Dinormalisasi

Anwar menjelaskan, dengan beberapa RW di Pejaten Barat sudah ODF, tentunya diharapkan akan berdampak pada pencegahan penularan penyakit dan pencemaran lingkungan. Sehingga, akan menciptakan masyarakat yang lebih sehat, bersih, dan pencegahan stunting pada balita. 

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat seluruhnya di sini sudah bebas Buang Air Besar Sembarangan," harapnya.

Ia menambahkan, untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama dilakukan santunan kepada 20 yatim piatu dan pemberian perlengkapan pendukung aktivitas ibadah di Masjid Al-Mutaqqien. 

Anwar berpesan kepada pengurus lingkungan dan masyarakat, apabila warganya atau tetangganya kesulitan dalam pendidikan untuk segera melapor agar permasalahan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan segera. 

"Tentunya dengan kita bertemu masyarakat, menjawab semua permasalahan terutama pendidikan dan lingkungan, ini sejalan dengan program Bapak Gubernur DKI Jakarta," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Pejaten Barat, Asep Ahmad Umar menjelaskan, di wilayah Pejaten Barat total ada lima RW yang sudah dinyatakan ODF dan hanya tersisa tiga RW yang belum.

Untuk proses menuju ODF tersebut, pihak kelurahan bersama warga dan pengurus lingkungan setidaknya membutuhkan waktu selama lima bulan. 

"Target tiga RW lagi akan kita selesaikan pada pertengahan tahun 2026. Apalagi dengan kehadiran Bapak Wali Kota membuat semangat warga yang belum ODF menjadi terpacu menyusul lima RW lainnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1937 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye887 personDessy Suciati
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye868 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye806 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye772 personAldi Geri Lumban Tobing